Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 08 September 2011

Ada Pihak yang Terus Mendesain Nazaruddin Agar Berbohong

Do you want to share?

Do you like this story?

YOUR GOOGLE ADSENSE CODE HERE (300x250)
YOUR GOOGLE ADSENSE CODE HERE (300x250)
Jakarta - Pengakuan Nazaruddin soal pemberian uang kepada pimpinan KPK Chandra M Hamzah tidak bisa langsung dipercayai. Sebab, selama ini Nazaruddin diketahui sering tak jujur dalam memberikan pernyataan.

"Sudah sering mendengar ngomong macam-macam, pengakuan Nazar juga tidak sekali ini saja," ujar peneliti dari Pusat Kajian Anti (Pukat) Korupsi Universitas Gadjah Mada (UGM), Hifdzil Alim saat dihubungi detikcom, Kamis (8/9/2011) malam. 

"Beberapa pengakuan dia terkesan bohong, dia bilang ke MK tidak kasih duit, tapi ternyata kasih," imbuhnya.

Hifdzil menduga pengakuan-pengakuan Nazar yang diragukan kebenarannya ini merupakan bagian dari manuver yang dilakukannya. Sepanjang pengamatan Hifdzil, sejak kembali dari Bogota, Kolombia, Nazar mulai melakukan serangkaian manuver.

Mulai dari mengirim surat kepada Presiden SBY dan meminta perlindungan bagi istri dan anaknya, kemudian menyatakan tak mau bicara tentang keburukan-keburukan politisi DPR. Dengan adanya pengakuan terbaru Nazar soal pemberian uang kepada Chandra namun urung dilakukan ini, Hifdzil melihat ada dua hal yang perlu dicermati.

"Pertama, apakah pengakuan ini memang serius," tuturnya.

Menurut Hifdzil, pengakuan Nazar ini mengingatkan kembali pada kasus percobaan penyuapan yang menyeret Anggodo Widjojo. Dan saat itu, pernyataan Anggodo yang mengaku memberi uang ke pimpinan KPK tidak terbukti.

Oleh karena itu, Hifdzil menyarankan Komite Etik dan juga penyidik KPK untuk mendalami motif Nazar terkait pengakuan tersebut. Caranya, yakni pemeriksaan terhadap Nazar harus dilakukan lebih mendalam.

"Pengakuan ini penting untuk ditelusuri, sebenarnya motifnya apa. Mau memberikan tidak jadi, apa motifnya," ucap Hifdzil.

Kedua, terkait pengakuan tersebut, Hifdzil menduga ada pihak-pihak lain yang menekan Nazar. Atau bisa juga ada kasus yang lebih besar yang ingin ditutupi Nazar.

"Jangan-jangan by design. Kalau ternyata by design, jangan-jangan ada yang menekan Nazar untuk menarik pengakuannya. Tidak jadi duit dikasih, siapa yang ada di balik ini dan ini tugas KPK," tandasnya.

(nvc/ape) 


sumber: detiknews.com

YOU MIGHT ALSO LIKE

0 komentar:

Poskan Komentar

Advertisements

YOUR GOOGLE ADSENSE CODE HERE (300x250)

Advertisements

YOUR GOOGLE ADSENSE CODE HERE (300x250)